Sesi 20(Function & Recursion) & Cloud Computing
Function atau fungsi atau sering disebut dengan sub-program adalah sekelompok pernyataan yang bersama-sama melakukan tugas atau kata lainnya setiap program dibagi menjadi beberapa modul sesuai dengan fungsinya. Setiap program C memiliki setidaknya satu fungsi utama atau main().
Function di bahasa C terbagi menjadi 2:
1. Library Function, sudah ada di library
contohnya yaitu : strcpy() in string.h, sqrt() in math.h, printf() in stdio.h
2. User-defined function, dibuat oleh pengguna
Function di bahasa C terbagi menjadi 2:
1. Library Function, sudah ada di library
contohnya yaitu : strcpy() in string.h, sqrt() in math.h, printf() in stdio.h
2. User-defined function, dibuat oleh pengguna
contoh program yang menggunakan function :
#include <stdio.h>
//sebagai function untuk mencari nilai maks
int maximum (int x, int y){
int max = x;
if ( y > max) max = y;
return max
}
void main () {
int a,b;
printf("Input 2 even values : ");
scanf("%d %d", &a, &b);
printf("Largest value : %d\n",maximum(a,b)); // memanggil function nilai maks
}
Recursion adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri
contohnya yaitu program fibonacci.
#include<stdio.h>
int Fibo(int n) {
int f;
if(n==0) f = 0;
else if(n==1) f = 1;
else f = Fib(n-2) + Fib(n-1);
return f; //kembali ke f
}
Cloud Computing adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login).
contoh perusahaannya adalah Google (google drive) dan IBM (blue cord initiative).
model penyebarannya ada 4:
1. Public Cloud
keuntungannya : Elasticity, Utility Pricing, Leverage Expertise
2. Private Cloud
keuntungannya : Total Control, Regulation, Flexibility
3. Community Cloud
keuntungannya : Meets shared concerns
4. Hybrid Cloud
Terdapat 3 model layanan bisnis berbasis cloud, yaitu:
1. Software as a service (SaaS)
SaaS merupakan suatu lisensi perangkat lunak dan delivery model yang berbasis cloud, sehingga memungkinkan untuk tetap mengakses suatu software dimanapun dengan menggunakan device apapun melalui koneksi internet.
Contoh dari SaaS : Dropbox, Google Apps, MailTarget, Salesforce, Cisco WebEx.
2. Platform as a Service (PaaS)
Pada PaaS biasanya berupa framework yang digunakan oleh pengguna (developer) untuk membangun atau membuat perangkat lunak. Sistem operasi, server dan segala kebutuhan yang diperlukan disediakan oleh vendor. Hal ini memungkinkan pengguna untuk lebih fokus pada pengembangan perangkat lunak. Alasan mengapa banyak developer yang memilih PaaS adalah karena mereka dapat mendapatkan sumber daya untuk membuat perangkat lunak tanpa harus membeli hardware yang diperlukan.
Contoh PaaS : Google App Engine, Stratos Apache, OpenShift, Windows Azure, AWS Elastic Beanstalk.
3. Infrastructure as a service (IaaS)
IaaS dinilai sebagai model cloud service paling fleksibel karena penggunanya memiliki kendali penuh terhadap infrastruktur yang digunakan, mulai dari server cloud, jaringan, sistem operasi, hingga penyimpanan.
Contoh IaaS : DigitalOcean, Linode, Rackspace, Amazon Web Services (AWS), Cisco Metapod, Microsoft Azure, Google Compute Engine (GCE).
Comments
Post a Comment